Posts

Showing posts from February, 2014

Sukses Gunakan Cincin Pelaris Karena Sabar Dan Ikhlas Bersedekah

Menurut Abah Rahman, Mbak Kiki dan Wak Ren adalah contoh sosok pengguna batu cincin pelaris yang sabar dan ikhlas bersedekah. Karenanya wajar, jika mereka sukses. Komentar ini disampaikan sang paranormal muda itu, sebagai jawaban atas beberapa pertanyaan yang disampaikan sejumlah pembaca setia media ini kepadanya SMS, BBM, Twitter maupun Facebook. Begitu pengalaman sosok Mbak Kiki dan Wak Ren dalam menggunakan batu cincin pelaris dipublikasikan media ini, paranormal Abah Rahman yang tidak lain adalah sang ‘produksen’ batu cincin pelaris dimaksud, ‘diserbu’ sejumlah pembaca setia media ini dengan beragam pertanyaan. “Sampai tadi pagi, ada 31 orang yang mengajukan pertanyaan kepada saya. Bahkan ada yang minta nomor kontak Mbak Kiki. Katanya mau kenalan,” kata Abah Rahman yang dikonfirmasi soal ini di tempat prakteknya. Dan kepada masing-masing mereka, sambung pemilik nomor handphone 0813 7630 6023, pin BB 214841E6, account Twitter @Abah Rahman dan Facebook Abah Rahman ini, sudah disam…

Tiga Bulan Pakai Cincin Pelaris Abah Rahman, Tante Irma Selamatkan Oknum Pejabat Dari Tuntutan

Tante Irma yang pengusaha butik berhasil menyelamatkan seorang oknum pejabat dari tuntutan hukum. Dalam rentang waktu tiga bulan sebagaimana limit waktu yang diberikan, Tante Irma bisa menyumbang Rp 93 juta, sehingga kerugian proyek sebesar Rp 233 juta dapat dibayar sang pejabat. Itu karena, ia menggunakan batu cincin pelaris made in Abah Rahman. Luar biasa sungguh tante Irma. Dalam rentang waktu tiga bulan, terhitung November 2013 hingga Januari 2014, tante yang hobbi wisata kuliner ini berhasil menyumbang Rp 93 juta uang kontan kepada seorang oknum pejabat. Plus hasil penjualan perhiasan miliknya sebesar Rp 67 juta. Tidak lain untuk keperluan sang oknum pejabat mencukupi Rp 233 juta. Yakni kerugian proyek pengadaan barang yang harus dibayar dalam rentang waktu tiga bulan, agar sang oknum pejabat lepas dari tuntutan hukum. “Uang yang Rp 93 juta itu, merupakan keuntungan bersih tante Irma selama tiga bulan dari usaha butik pakaian. Ini pengakuan tante Irma,” kata paranormal Abah R…

Energi Batu Cincin Pelaris Bangkitkan Rasa Percaya Diri

Setelah menggunakan batu cincin pelaris Abah Rahman, Mbak Kiki yang guru private ini merasakan percaya dirinya bangkit. Dimulai dari tahap meningkatnya kemauan beraktifitas, kemudian tahap kemauan menganalisa sesuatu, hingga kemauan menjadikan kelebihan baru yang dimiliki sebagai potensi diri. Inilah yang disebutnya pengalaman bathin. Mbak Kiki, demikian sapaan akrab perantau asal Jawa Tengah yang berusia 30- an tahun ini. Sejak tiga bulan lalu, dia menggunakan batu cincin pelaris hasil olah bathin paranormal Abah Rahman, karena direferensi ibu kosnya yang seorang pedagang keliling. Tidak lain, untuk mempertahankan profesi barunya sebagai guru private anak SD dan SMP, sekaligus pedagang batik. Nah sejak itu pulalah, si mbak yang masih perawan ini bangkit rasa percaya dirinya. Karenanya, ia sekarang sudah tidak lagi menjadi sosok yang sangat tertutup dan penyegan. Tidak lagi merasa malu dengan logat bahasanya yang masih medok. Tidak lagi merasa rendah diri karena, maaf, matanya kero. …

Cincin Pelaris Digunakan Tanding Memancing

Wak Ren, sang pemancing mania punya pengalaman baru. Tanpa sepengetahuan Abah Rahman, cincin pelaris yang semula diniatkan untuk pelarisan angsuran, digunakannya untuk tanding memancing. Hasilnya, Wak Ren pernah ‘disogok’ pemilik kolam, supaya tidak lagi ikut show. Sebab, hingga 3/4 ikan show yang sering diboyongnya pulang.
Kita sebut saja namanya Wak Ren. Pria 50 –an tahuan ini sudah belasan tahun mencari makan dengan mengangsurkan berbagai jenis peralatan dapur dan kain. Tapi karena tak kuat bersaing dengan trend barang bekas ‘Monza’, ia pun pada gilirannya menjadi pasien paranormal Abah Rahman. “Kalau pakai istilah alumni, aku ini alumni angkatan pertama. Nomor stambuk rendah. Aku jadi pasien Abah, pada tahun pertama beliau buka praktek. Waktu itu, imbuhnya, dia memahari cincin pelaris senilai Rp 300 ribu. Sudah dipakai hingga bertahun lamanya, sehingga ia pun masih bisa bertahan menjadi tukang angsuran. Nah, cincin pelaris itulah yang digunakannya pula untuk ‘memanggil’ ikan d…

Gara-gara Cincin Pelaris Abah Rahman ‘Dikejar’ Tante Tukang Kredit

Gara-gara cincin pelaris yang dimahari Rp 300 ribu sebuah, paranormal Abah Rahman yang ganteng itu ‘dikejar’ tiga tante tukang kredit, hingga ke tempat prakteknya di Jalan Medan – Tg Morawa km 14,5  No 79 (samping Masjid Al Hidayah) Tg Morawa Deli Serdang. Begitu ketemu, tiga tante  memesan enam cincin pelaris lagi, yang katanya untuk membantu anggota kelompok.

Persaingan di dunia perkreditan tradisional yang dari waktu ke waktu bertambah tajam, pada gilirannya membuat beberapa pelakunya membentuk kelompok. Bertujuan untuk saling membantu, dari mulai promosi, penagihan, pengembangan wilayah usaha, hingga penguatan modal.
Begitu pengakuan tante Am, kita sebut saja namanya itu, saat dipergoki bersama dua temannya sesama tukang kridit di tempat praktek paranormal Abah Rahman.
“Waktu itu, usahaku macet. Sudahlah banyak yang nunggak, nasabah baru pun berkurang jauh dari yang biasa. Makanya kuikuti saran kawan yang usaha kedai kelontong, supaya pakai cincin pelaris Abah Rahman,” kata tan…