Posts

Showing posts from March 31, 2018

Mereka Konglomerat Sukses Berkat Ritual

Image
Catatan : Abah Rahman

KEMATIAN Probosutedjo seketika mengingatkan saya dengan 3 konglomerat lain negeri ini. Mereka adalah Liem Sioe Liong atau Sudono Salim, Eka Cipta Widjaya, dan Prayogo Pangestu. Ini rumor klenik di balik kesuksesan para taipan itu.

Anda pernah ke Gunung Kawi? Seperti banyak tempat keramat lain, gunung di Malang, Jawa Timur, itu juga menyimpan fakta mistik. Di sana bahkan hampir setiap jengkal wilayahnya dianggap keramat. Karena itu, tak heran bila peziarah di gunung tersebut selalu mencari tempat-tempat yang diaggap paling makbul untuk berdoa. Sebuah jenis pohon yang tumbuh di sana dikenal menjadi salah satu tempat favorit untuk menggelar ritual. Pohon itu bernama
Dawandaru. Para peziarah Tionghoa menyebutnya sebagai Dewa Ndaru atau Shianto atau Pohon Dewa. Versi kejawen menamai tumbuhan mirip
pohon manggis itu dengan Cerme Londo.

Di bawah pohon itu hampir tidak pernah sepi orang duduk bersila. Di sana mereka bahkan berdiam hingga berhari-hari. Itu untuk merebut d…

Sirang-sirang, Mistik di Balik 1001 Foto Ritual Abah Rahman

Image
INI sejatinya soal kekuasaan Tuhan. Kalau Dia berkehendak, maka apapun yang muskil bakal tidak mustahil. Jadi, maka jadilah.
Begitu pula pengalaman aneh yang selama ini dialami sosok cenayang tambun ini.

Abah Rahman. Ia diketahui tak memiliki kemampuan teatrikal yang dapat membantu dalam menyugesti seseorang untuk percaya. Tapi
faktanya, asa dan obsesi sulit banyak orang berhasil teraihnya. Itu semua murni karena kemampuan magisnya. Satu yang juga tak
terlewatkan adalah kemisteriusan pandangannya yang acap menjangkau beberapa waktu ke depan.

Dikenal selalu menggelar ritual lewat media foto, namanya kini menjadi salah satu dukun yang turut dibicarakan. Itu pula yang membuatnya masuk dalam daftar sedikit paranormal negeri ini yang menggelar Festival Budaya Supranatural Nusantara di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, akhir 2017.
Kini, selain ritual gaib, foto yang diantar para pasien menjadi benda tak bisa dipisahkan dalam hari-harinya. Gambar tak bergerak itu seolah menjadi kelen…