Posts

Showing posts from June 1, 2016

Menebus Cincin Pernikahan Dengan Cincin Pelaris

Image
Namaku Marni, seorang janda usia 38 tahun yang baru empat tahun menekuni usaha salon dan tata rias pengantin di Medan.

Sebuah usaha yang kurintis dengan modal awal uang hasil menggadaikan cincin pernikahan. Sebentuk cincin emas tiga gram yang menjadi biang perceraianku dengan Ucok, ketika dia tahu aku menggandaikannya dengan seorang rentenir. Waktu itu kami masih menyewa rumah di kawasan Perumnas Mandala. Padahal, cincin itu adalah hasil keringatku saat aku berkerja sebagai PRT di Marelan. Cincin yang sudah kusimpan lebih dari setahun, yang pada tahun 2011 terpaksa kuganti bentuk dengan gram yang sama di tukang emas, untuk kuserahkan kepada Ucok.  Lantas Ucok mengakuinya kepada keluargaku sebagai mahar darinya, untuk pernikahan kami di kampung.

Mengapa cincin mahar pernikahan bisa tergandai ? Ya, karena waktu itu tidak ada lagi solusi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ucok waktu itu seorang pengangguran dan pemalas, yang banyak menghabiskan waktu di kedai tuak. Setiap hari kerjanya mai…